13 Januari 2012
Secuil kisah pembangkangan
Januari 13, 2012
Curanmor,
Tiba-tiba aku teringat kamu, seseorang yang pernah singgah di hatiku meski hanya sebentar. Semoga saja kamu masih ingat cerita kilat antara kita. Jika saja waktu dan keadaan tidak demikian kejam menciptakan jarak antara kita, entah apa jadinya hubungan kita. Kemudian waktu mempertemukan kita meski hanya di dunia maya..Kamu masih saja sama seperti dulu, tidak berubah sedikitpun. Kegeramanmu pada institusi pendidikan kemudian membawamu pada pilihan untuk tidak menyelesaikan kuliahmu. Aku tahu, dan semua orang pun tahu kamu bukanlah orang bodoh, sehingga dikeluarkan dari sekolah. Kamu cerdas, teramat cerdas malah. Kamu sendiri yang memilih itu.
CURCOL
Januari 13, 2012
Curanmor,
"Pernikahan bukanlah sebuah tamasya panjangmu ke negeri surga,Dan ia bukanlah angin sepoi-sepoi yg kan selalu dapat menerbangkan sayap cintamu di kelembutan istana awan,Ia adalah batu bata yg menyusun dasar pondasi hidupmu dengan serta merta,Di saat dermaga hatimu terasa telah terpenuhi oleh bahtera cintanya,Hingga bagimu tak ada lagi tempat yg tersisa untuk menerima kehadiran biduk-biduk cinta yg lain",
Continue Reading
30 Desember 2011
Kecoa Ajojing
Suatu hari disebuah sarang yang biasa aja didalam rumah kosong yang juga biasa-biasa aja dalam sebuah kota yang sangat biasa saja dalam sebuah Negara yang luar biasa biasa saja, hiduplah seekor kecoa dan keluarga besranya, keluar besar mereka bernama keluarga Kecoa (Kecoklatan dan Tua).
![]() |
| - |
Awalnya kehidupan keluarga kecoa tentram-tentram saja sampai pada suat waktu datang penghuni baru yang dikemudian hari membawa petaka besar bagi keluarga mereka. Penghuni baru ini adala keluarga yang super sangat tidak biasa saja, terdiri dari suami istir yang perfectionist abis dan tiga ekor anak setan a.k.a tiga biji anak manusia yang kenakalannya setingka dewa petir, Maka, inilah akhir dari kehidupan biasa-biasa saja dalam cerita pendek ini menuju awal kehidupan ironi para anggota keluarga besar Kecoa.
Hmm mengapa ironis dan apa pentinggnya kehidupan seekor kecoa?
Nah. Inilah kesalahan manusia abad ini, mana bisa para manusia menghargai Hak asasi manusia sementar hal-hal kecil seperti Hak Asasi Kecoa saja masih enggan dihargai?!
Lanjut cerita. Para anggota keluarga kecoa terbunuh oleh tigak anak setan (anak manusia) dengan sadis dan tidak berprikecoaan, ada yang terinjak, tenggelam , gugur dipenggorengan bahkan mati terkena upil, dan akhirnya setelah pembantian yang tidak kecoawi itu, yang tersisa tinggal Pak Coad an Tiga nak coa, Pertanyaannya, mana Bu Coa? Terbunuh kah? Tentu tidak. Bu Coa meninggal waktu melahirkan nak Coa yang notabene kembar tiga.
Pak Coa yang asalnya tegar tentu tak kuasa menahan perih lalu mengelulah ia pada tuhan
27 Desember 2011
Yang Ku kenang dengan singkat
Aku tidak tau sudah berapa lama berdiam disini, didepan pusara meniti angina penghantar aroma kaboja dengan seruak lupa, perlahan menghembus pada indra pada rasa yang tak lagi peka,
Saat kuamati kau yang tertidur selelap gelap diujung batang pohon tua itu, aku ingin sekali memeluk kau yang bersandar pada pohon bersemak belukar, inginnnya aku menciumi keningmu seperti dulu, seperti saat nafas memburu kita bersatu, saling mencinta dalam semu. Lekuk tubuh gontai kita yang terbaca kata dan hanya saling mendalam makna sebuah cinta.
Continue Reading
TAKAN BERAKHIR DISNI
Kemudian kita putuskan
Menulis lamaran
Kemudian
Setelah lelah mencari-cari lowongan
Dibawah Terik Matahari
Disela gaduh bongkar muat peti kemas
Continue Reading
Menulis lamaran
Kemudian
Setelah lelah mencari-cari lowongan
Dibawah Terik Matahari
Disela gaduh bongkar muat peti kemas
Continue Reading
Bela Rakyat Bukan Tembak Rakyat
Rangakaian kejahatan kemanusian silih berganti mengisi layar televise, kisah-kisah tragis aparat yang lebih suka membela kepentingan pemodal timbang rakyat menerbangkan ingatan jauh kebelakangan, tentang rangkaian pembantaian orang desa dari 1965-2011 hilir mudik dalam kepala.
Nyatanya ucapan seperti ini menjadi pembenaran bahwa Negara memang becus merampok rakyatnya ketimbang membela hak-hak rakyat, Negara lebih fasih membela para pemilik modal karena Negara hari ini selain dibiayai oleh konsumsi utang juga diekndalikan oleh korporasii, dimana perusahaan-perusahan lebih mempunyai peran dalam mengatur apa yang layak dan tidak layak.
Continue Reading
25 Desember 2011
Pendidikan Anak Usia Dini ^_^
Desember 25, 2011
Celoteh Receh Tidak Teoritis Dan Ilmiah,
Curanmor,
Mapati,
“Bunda, memek itu apa sih?” tanya bento, bocah cilik berusia tiga setengah tahun.
Mita terperangah mendengar pertanyaan anaknya. Mukanya memerah. Tapi, melihat gairah ingin tahu anaknya yang sedang memuncak, Mita menjawab hanya dengan menunjuk perutnya.
”Kalo kontol yang mana?”
Mita memegang betisnya sembari berharap bento menghentikan pertanyaannya.

Keesokan harinya. mita yang sedang sakit perut, berbaring di kamar. Sementara oji suaminya sedang mencuci betisnya, sepulang dari ladang.
”Bapak ada?” tanya seorang berpeci haji, dengan baju koko dan sarung suteranya.
”Bapak lagi nyuci kontol di WC,” jawab bento sekenanya.
”Ibumu mana?”
”Ibu lagi sakit memek.”
”Astaghfirullah,” seru tamu sambil bergegas pergi. Continue Reading
Mita terperangah mendengar pertanyaan anaknya. Mukanya memerah. Tapi, melihat gairah ingin tahu anaknya yang sedang memuncak, Mita menjawab hanya dengan menunjuk perutnya.
”Kalo kontol yang mana?”
Mita memegang betisnya sembari berharap bento menghentikan pertanyaannya.
Keesokan harinya. mita yang sedang sakit perut, berbaring di kamar. Sementara oji suaminya sedang mencuci betisnya, sepulang dari ladang.
”Bapak ada?” tanya seorang berpeci haji, dengan baju koko dan sarung suteranya.
”Bapak lagi nyuci kontol di WC,” jawab bento sekenanya.
”Ibumu mana?”
”Ibu lagi sakit memek.”
”Astaghfirullah,” seru tamu sambil bergegas pergi. Continue Reading
Langganan:
Postingan (Atom)
Designed By: Blogger Templates | gnulinux.org




