celoteh receh tentang agama dan politik
Di Negara kita saat ini rasanya ucapan Karl Marx Bahwa agama adalah keluh kesah mahluk tertindas, nurani dunia yang tidak bernurani, nyawa keadaan yang tidak bernyawa, ia adalah candu masyrakat[1] cukup relevan untuk menggambarkan kondisi keberagaaman mayorias masyrakat kita, dan penulis sendiri menafisrkan kata-kata tersebut sebagai sebuah pengingat ketika agama kehilangan sisi universalnya dan hanya mengurusi hal-hal yang semata hanya urusan pribadi dan tidak mampu untuk memberikan jalan altenatif untuk menuju sebuah perubahan sosial politk, memang kekita akhir januari kemari serombongan agamawan dengan lantang membongkar kebohongan penguasa, tapi ya sekali lagi itu semua penulis pandang hanya sebagai pemanis saja, Karena kenyataanya tetap saja tidak memberi kontribusi apapun, apalagi membuka kesadaran penguasa untk tidak lagi membodohi rakyat dengan janji-janji palsu, dalam keyakinan penulis sendiri untuk mencapi jalan revolusi permanen dalam masyrakat maka agama dan politik adalah sesuatu yang tidak bisa dipisahkan.
Continue Reading
